Alergi Kulit pada Anak – Dari Ruam hingga Gatal Berkepanjangan

Alergi Kulit pada Anak – Dari Ruam hingga Gatal Berkepanjangan

Kulit alergi pada anak umumnya ditandai dengan ruam kemerahan dan gatal yang muncul pada berbagai bagian tubuh. Beberapa ciri khas yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Ruam kemerahan yang gatal muncul pada area kulit tertentu.

  • Bintil atau bentol merah (biduran/urtikaria) tiba-tiba, yang sering kali sembuh dalam hitungan jam, namun kadang dapat menetap selama beberapa hari.

  • Kulit sangat kering dan bersisik, terutama pada anak dengan eksim. Eksim ditandai ruam merah yang semakin gatal jika digaruk, dengan penebalan kulit akibat peradangan kronis
    Gejala lain dapat berupa pembengkakan ringan atau rasa perih pada kulit. Orang tua sebaiknya segera mengenali tanda-tanda ini karena alergi kulit cukup umum pada anak dan beragam gejalanya bisa diatasi efektif jika penyebabnya segera diidentifikasi.

Penyebab Umum Ruam dan Gatal Berulang pada Anak

Ruam dan gatal pada anak kerap disebabkan oleh alergen yang bersentuhan dengan tubuh. Alergen bisa berupa partikel di udara, makanan, atau bahan kontak. Zat pemicu umum meliputi: bulu binatang peliharaan, debu rumah, serbuk sari, serta bahan dalam sabun atau pakaian. Selain itu, sejumlah makanan seperti susu sapi, telur, kacang, gandum, atau seafood juga sering memicu reaksi alergi kulit pada anak.
Jika anak sering mengalami ruam setelah kontak dengan sesuatu (misalnya gigitan serangga, sabun, atau makanan tertentu), besar kemungkinan zat tersebut adalah alergen pemicunya. Menurut dokter, segera menjauhkan anak dari alergen dan mencari tahu penyebab alergi adalah langkah penting agar reaksi kulit tidak berkepanjangan.

Bedakan Biang Keringat, Eksim, dan Alergi Kulit

Membedakan kondisi kulit serupa penting agar penanganannya tepat. Biang keringat (miliaria) muncul sebagai bintik-bintik kecil merah yang sangat gatal pada area kulit yang panas dan berkeringa. Gejalanya sering terjadi di area yang tertutup pakaian atau tertimpa keringat, dan biasanya hilang bila kulit dibiarkan dingin dan kering. Sementara itu, eksim (dermatitis atopik) adalah peradangan kronis: ditandai bercak merah sangat gatal yang cenderung kering, bersisik, dan bahkan menebal seiring waktu. Anak dengan eksim sering mengalami ruam di pipi, leher, dada, dan area lipatan tubuh.
Sedangkan alergi kulit seperti urtikaria (biduran) ditandai bentol-bentol merah besar yang muncul tiba-tiba dan bisa berpindah tempat dalam hitungan jam. Bentol pada alergi biasanya terasa sangat gatal dan kadang disertai pembengkakan ringan. Dengan memahami perbedaan ini, orang tua dapat memilih penanganan yang sesuai untuk setiap kondisi kulit anak.

Bahan Pakaian & Sabun yang Bisa Picu Alergi Anak

Bahan pakaian dan produk mandi dapat menjadi pemicu alergi jika anak memiliki kulit sensitif. Pakaian berbahan kasar atau sintetis, misalnya wol, poliester, atau bahan dengan tekstur tebal, dapat mengiritasi kulit anak yang masih lembut. Selalu pilih pakaian berbahan katun longgar agar kulit dapat “bernafas” lebih baik dan minimalisir kontak langsung dengan pemicu irritan.
Demikian pula, sabun mandi dan deterjen pakaian perlu diperhatikan. Banyak produk mengandung bahan kimia keras seperti pewangi, pewarna, pengawet, atau surfaktan kuat (misalnya SLS) yang bisa memicu gatal dan ruam. Paraben, triclosan, dan propylene glycol dalam sabun atau losion juga sering dikaitkan dengan ruam kulit anak. Untuk anak dengan riwayat alergi, gunakan sabun dan deterjen lembut (bebas pewangi/pengawet kuat) dan selalu bilas pakaian hingga bersih.

Kompres Alami untuk Redakan Gatal Alergi pada Anak

Kompres dingin air es atau air bersuhu suam-suam kuku efektif meredakan gejala alergi kulit ringan. Menurut ahli, menempelkan kain bersih berisi es batu pada area kulit yang gatal dan kemerahan dapat menyempitkan pembuluh darah lokal, mengurangi rasa gatal, dan menenangkan peradangan. Sebagai alternatif, berendam air dingin (bukan panas) juga membantu menurunkan suhu kulit yang panas akibat alergi.
Selain itu, bahan-bahan alami tertentu sering dijadikan kompres. Misalnya, gel lidah buaya segar dapat dioleskan tipis sebagai kompres dingin untuk menenangkan kulit iritasi (sifat antiradang dan menyejukkan). Oatmeal juga dikenal menenangkan: campurkan oatmeal halus ke dalam bak mandi hangat sebagai rendaman (mandi oatmeal) yang membantu melembapkan kulit sekaligus mengurangi rasa gatal. Kompres dengan timun segar atau kantong teh chamomile dingin juga dapat dicoba untuk meringankan iritasi kulit.

Ramuan Herbal Tradisional untuk Alergi Kulit Anak

Beberapa bahan alami dapat digunakan sebagai ramuan meredakan alergi kulit anak:

  • Lidah Buaya (Aloe Vera): Gel lidah buaya murni bersifat antiradang dan antibakteri. Mengoleskan gel segar pada ruam atau gatal dapat meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan kulit.

  • Madu Murni: Madu memiliki sifat antioksidan, antiradang, dan antialergi. Oleskan sedikit madu murni pada area kulit yang gatal atau berikan sesendok madu ke anak (untuk >1 tahun) untuk membantu mengurangi gejala alergi secara umum.

  • Teh Chamomile atau Teh Hijau: Teh chamomile mengandung antiinflamasi alami yang menenangkan kulit. Seduhan teh hijau juga kaya quercetin dan antioksidan yang dapat membantu menurunkan reaktivitas alergi. Kedua teh ini dapat diseduh dan diminum (suhunya sudah hangat) atau dioleskan sebagai kompres dingin pada kulit.

  • Oatmeal: Bubur oatmeal halus (avena) dapat dicampur dengan air hangat untuk mandi atau dioleskan sebagai pasta pada ruam. Oatmeal membantu melembapkan kulit serta menenangkan gatal karena sifat antiradang dan antioksidannya.

  • Kunyit: Kandungan kurkumin dalam kunyit bersifat antiradang dan dapat mengurangi peradangan akibat alergi. Misalnya, ramuan air kunyit hangat (rebuslah kunyit segar) diminum sekali sehari dapat membantu meringankan gatal secara alami.
    Setiap bahan ini bersifat alami, namun respons anak dapat berbeda. Lakukan uji coba terbatas (misalnya sedikit di kulit) terlebih dahulu, dan hentikan jika muncul reaksi.

Bagaimana Grotima Membantu Mengurangi Peradangan dari Dalam

Kombinasi bahan alami dalam Grotima (madu, temulawak, ikan gabus, dan gamat emas) bekerja sinergis mendukung daya tahan dan membantu meredakan peradangan dari dalam tubuh anak. Grotima adalah suplemen herbal anak yang mengandung ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza), kaya kurkumin antiradang. Kurkumin bekerja menekan jalur sinyal inflamasi (seperti NF-κB dan COX-2), sehingga menurunkan produksi molekul sitokin pro-inflamasi. Dengan efek ini, konsumsi rutin temulawak membantu tubuh anak tidak merespons berlebihan terhadap pemicu alergi. Selain itu, ekstrak ikan gabus memberikan albumin dan asam amino esensial yang mendukung regenerasi sel, sementara ekstrak gamat emas (teripang) kaya kolagen dan glikosaminoglikan yang memperkuat matriks kulit. Semua bahan tersebut, berpadu dengan madu murni kaya antioksidan, menciptakan suplemen yang dapat memperkuat imun sekaligus mempercepat penyembuhan iritasi kulit secara alami. Dengan demikian, Grotima membantu mengurangi peradangan dari dalam tubuh anak sehingga gejala alergi kulit ringan dapat lebih cepat reda.

Hindari Ini Saat Anak Sedang Alergi Kulit

Saat anak sedang alergi kulit, beberapa hal berikut sebaiknya dihindari:

  • Menggaruk kulit: Meskipun sangat menggoda, menggaruk hanya akan memperburuk kondisi. Kulit yang digaruk bisa lecet dan berisiko infeksi. Alih-alih menggaruk, tekan lembut area yang gatal atau berikan kompres dingin.

  • Pakaian dan kain kasar: Hindari pakaian ketat atau bahan kasar (misalnya wol atau kain sintetik) yang dapat menekan atau mengiritasi kulit sensitif. Gunakan pakaian longgar berbahan katun lembut.

  • Produk mandi dengan bahan keras: Jauhkan sabun, deterjen, atau losion yang mengandung bahan kimia keras (pewarna kuat, pewangi sintetis, SLS, paraben, dll.). Produk-produk tersebut dapat meningkatkan iritasi dan memperparah ruam alergi.

  • Alergen pemicu: Sesuaikan dengan alergi anak. Jika alergi disebabkan makanan atau alergen tertentu, pastikan anak tidak mengonsumsinya dan terpapar kembali. Misalnya, jika alergi kambuh karena cuaca dingin atau debu, segera lindungi anak dari faktor pemicu tersebut. Dengan menghindari pemicu langsung, gejala alergi akan lebih cepat mereda.

Perawatan Harian agar Kulit Anak Tidak Mudah Iritasi

Perawatan kulit rutin dapat membantu mencegah iritasi dan menjaga kelembapan kulit anak. Beberapa langkah perawatan harian yang direkomendasikan:

  • Mandi dengan sabun lembut: Mandikan anak dengan air hangat (bukan panas) dan sabun bayi atau sabun hypoallergenic bebas pewangi. Hindari lama berendam dan usapkan sabun secara lembut pada kulit, lalu bilas hingga bersih.

  • Gunakan pelembap setiap habis mandi: Segera oleskan losion atau krim pelembap khusus anak ke seluruh tubuh setelah mandi. Pelembap membantu mengunci kelembapan kulit dan mencegah kekeringan yang bisa memicu iritasi.

  • Pilih pakaian yang tepat: Seperti disebutkan, pilih pakaian katun longgar yang menyerap keringat. Cucilah pakaian dengan deterjen lembut dan bilas ekstra agar tidak ada sisa bahan kimia.

  • Jagalah kebersihan kuku: Potong kuku anak agar tidak menyebabkan goresan saat ia tidak sengaja menggaruk. Kuku yang pendek membantu meminimalkan kerusakan kulit.

  • Hindari lingkungan panas atau terlalu dingin: Perubahan suhu ekstrem dapat memicu reaksi alergi (misalnya biduran). Jaga suhu ruangan nyaman dan lembap, serta gunakan penghangat atau AC seperlunya.
    Dengan pola perawatan harian yang konsisten, risiko iritasi kulit pada anak dapat diminimalkan.

Review: Ibu-Ibu Puas Gunakan Grotima untuk Alergi Kulit Ringan

Review: Ibu-Ibu Puas Gunakan Grotima untuk Alergi Kulit Ringan

Situs resmi Grotima menampilkan testimoni positif orang tua yang merasa mendapatkan manfaat dari rutin memberi suplemen ini kepada anak-anak mereka. Banyak orang tua melaporkan anak lebih sehat secara keseluruhan, daya tahan meningkat, dan berbagai keluhan ringan (termasuk masalah kulit) cepat mereda setelah konsumsi Grotima. Sebuah artikel testimonial menyimpulkan Grotima sebagai “solusi alami dan aman” serta investasi kesehatan jangka panjang bagi si kecil berdasarkan testimoni nyata pengguna. Meskipun hasil bisa berbeda tiap anak, kesan umum para ibu adalah puas karena melihat anaknya kembali aktif dan nyaman tanpa gejala alergi ringan yang mengganggu.

SELANJUTNYA :

Alergi Anak Akibat Makanan – Kenali, Hindari, dan Atasi

Cara Alami Mengatasi Alergi pada Anak Tanpa Efek Samping

Cara Alami Mengatasi Alergi pada Anak Tanpa Efek Samping

Banyak orang tua mencari cara alami meredakan alergi anak tanpa harus tergantung obat kimia. Gejala alergi pada anak sering berupa gatal, ruam, atau bersin-bersin saat terpapar pemicu seperti debu atau makanan tertentu. Untungnya, ada berbagai pendekatan alami dan aman yang bisa dicoba. Dalam artikel ini, Bunda akan mendapatkan tips mulai dari ramuan herbal, makanan anti-inflamasi, hingga penggunaan suplemen herbal Grotima yang mengandung madu, temulawak, ikan gabus, dan gamat emas. Semua ini dirangkum agar anak Bunda nyaman tanpa efek samping berbahaya.

Ramuan Herbal Aman untuk Anak dengan Alergi Ringan

Beberapa ramuan herbal tradisional bisa membantu meredakan gejala alergi anak secara alami. Contohnya:

  • Jamu Temulawak dan Madu: Rebus rimpang temulawak, tambahkan madu setelah dingin. Kandungan kurkuminoid pada temulawak bersifat antiinflamasi dan dapat menenangkan peradangan kulit, sementara madu melembapkan kulit dan menambah rasa manis alami.

  • Teh Chamomile Hangat: Seduh bunga chamomile, dinginkan, lalu beri sedikit madu. Minuman hangat ini membantu menenangkan gatal di tenggorokan akibat alergi dan meredakan iritasi ringan.

  • Jamu Kunyit Asam: Campurkan perasan jeruk nipis atau asam jawa ke rebusan kunyit. Turunan kunyit (kurkumin) mengurangi peradangan dan meningkatkan imun tubuh. Tambahkan madu untuk memperkuat manfaat dan memberi rasa enak.

  • Daun Sirih Hangat: Rebus daun sirih muda, gunakan airnya sebagai obat oles ringan pada kulit yang gatal (pastikan tidak sensitif). Daun sirih memiliki sifat antimikroba ringan dan mendinginkan.

Semua ramuan ini bersifat alami dan relatif aman untuk anak bila takaran dan cara membuatnya benar. Selalu cek reaksi anak dan hentikan jika muncul iritasi atau keluhan lain.

Cara Redakan Gatal dan Ruam Alergi Anak Secara Alami

Selain minum ramuan, perawatan kulit alami membantu mengatasi gatal dan ruam alergi:

  • Kompres Dingin: Celupkan kain bersih ke air dingin, peras lalu tempel ke area kulit yang gatal. Dingin membantu meredakan sensasi gatal sesaat.

  • Oatmeal Bath: Rendam oatmeal kering dalam air hangat dan gunakan air rendaman untuk mandi atau kompres. Oatmeal bersifat menenangkan kulit, mengurangi gatal, serta melembapkan.

  • Gel Lidah Buaya: Oleskan gel lidah buaya murni pada kulit kemerahan. Gel ini menyegarkan kulit dan membantu regenerasi karena mengandung polisakarida yang melembapkan.

  • Minyak Zaitun atau Kelapa: Oles tipis minyak zaitun extra virgin atau minyak kelapa hangat. Minyak ini membuat kulit lebih lembut dan dapat mengurangi kekeringan penyebab gatal.

  • Hindari Menggaruk: Pastikan kuku anak pendek dan bersih agar saat gatal tidak sampai melukai kulit. Kenakan sarung tangan bayi saat tidur jika perlu.

Dengan perawatan luar dan polesan herbal lembut ini, gatal dapat cepat reda tanpa perlu krim kimia.

Manfaat Temulawak & Madu untuk Peradangan Alergi

Dua bahan alam ini sering direkomendasikan untuk meredakan peradangan pada alergi:

  • Temulawak (Curcuma xanthorrhiza): Mengandung kurkuminoid yang kuat sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Temulawak menurunkan aktivitas peradangan kulit dan menambah nafsu makan anak. Ini membantu tubuh melawan efek alergi lebih cepat.

  • Madu Murni: Kaya antioksidan dan memiliki sifat antimikroba ringan. Madu juga melembapkan tenggorokan serta kulit yang gatal, sekaligus meningkatkan imun anak. Campuran madu dengan jamu atau diseduh hangat menambah kenyamanan alami.

Ketika dikonsumsi bersama, temulawak dan madu bekerja sinergis mengurangi gejala alergi dari dalam tubuh anak. Misalnya, jamu temulawak plus madu dapat menjadi minuman rutin untuk mengendalikan radang ringan akibat alergi.

Grotima: Suplemen Herbal Penurun Reaksi Alergi Anak

Grotima: Suplemen Herbal Penurun Reaksi Alergi Anak

[Grotima] merupakan suplemen herbal alami untuk anak yang diformulasikan khusus meredakan reaksi alergi. Grotima mengombinasikan madu, temulawak, ekstrak ikan gabus, dan gamat emas dalam satu produk praktis. Keunggulan Grotima:

  • Penurun Gejala Alergi: Formula alami Grotima membantu mengurangi ruam, gatal, dan hidung berair akibat alergi anak.

  • Mudah Dikonsumsi: Rasa manis madu membuat Grotima disukai anak, sehingga mudah diminum secara rutin.

  • Tanpa Efek Samping: Karena 100% bahan alam, Grotima aman untuk pemakaian jangka panjang. Bunda tak perlu khawatir efek kimia berbahaya.

  • Nutrisi Tambahan: Grotima juga meningkatkan nafsu makan dan stamina anak, sehingga mendukung pemulihan tubuh setelah alergi.

Untuk hasil optimal, berikan Grotima sesuai anjuran (biasanya 1-2 sendok takar per hari). Suplemen ini dapat menjadi solusi praktis untuk meredakan alergi tanpa menyebabkan kantuk atau reaksi negatif lainnya.

Makanan Anti-Inflamasi yang Cocok untuk Anak Alergi

Selain minum suplemen, konsumsi makanan sehat dapat menekan reaksi alergi dengan efek anti-peradangan:

  • Sayuran Hijau dan Buah Beri: Bayam, brokoli, stroberi, dan blueberry kaya antioksidan. Nutrisi ini membantu menangkal radikal bebas dan menstabilkan respon imun anak.

  • Ikan Asam Lemak Omega-3: Salmon, sarden, dan tuna mengandung omega-3 yang kuat melawan peradangan. Berikan menu sup ikan atau bubur ikan untuk anak, karena omega-3 mendukung kulit sehat.

  • Jahe dan Kunyit: Bahan masak ini memiliki senyawa antiinflamasi alami. Cobalah bubur atau teh jahe hangat, serta makanan berempah kunyit (seperti nasi kuning), untuk menenangkan alergi.

  • Kacang dan Biji-bijian: Almond, kenari, biji chia dan flaxseed mengandung vitamin E dan omega-3 nabati. Bunda bisa membuat smoothie pisang-kacang atau taburan biji pada bubur gandum.

  • Madu dan Probiotik: Selain madu murni, beri anak yogurt atau kefir untuk menambah bakteri baik di usus. Probiotik membantu kekebalan tubuh sehingga respon alergi bisa lebih ringan.

Dengan diet kaya antioksidan dan nutrisi alami ini, sistem kekebalan anak lebih siap melawan gejala alergi dan mengurangi inflamasi kulit ataupun saluran napas.

Perlukah Antibiotik untuk Alergi Anak? Ini Alternatifnya

Alergi bukanlah infeksi bakteri, jadi antibiotik tidak diperlukan untuk meredakan alergi anak. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat justru bisa mengganggu flora usus dan menurunkan kekebalan anak. Sebagai gantinya, Bunda dapat mencoba alternatif berikut:

  • Antihistamin Alami: Misalnya suplemen quercetin (dari kulit buah apel atau jahe) yang membantu menghambat zat histamin pemicu alergi.

  • Terapi Probiotik: Konsumsi yogurt/kefir secara teratur meningkatkan bakteri baik, yang bisa menyeimbangkan sistem imun sehingga alergi berkurang.

  • Terapi Saline dan Uap Hangat: Untuk alergi pernapasan, semprotan larutan garam atau uap hangat membantu membersihkan saluran dan meredakan peradangan hidung tanpa obat kimia.

  • Jaga Kebersihan Lingkungan: Rajin bersihkan debu, ganti sprei, serta hindari asap rokok. Langkah ini membantu mencegah timbulnya gejala alergen tanpa suntikan medis.

Intinya, fokuslah pada penguatan daya tahan tubuh dan pencegahan, bukan antibiotik. Jika alergi anak terlanjur parah, segera konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Tips Meredakan Alergi Anak Tanpa Obat Kimia

Berikut beberapa langkah tambahan yang bisa dilakukan Bunda di rumah:

  • Identifikasi dan Hindari Alergen: Perhatikan pemicu alergi anak (misal susu sapi, debu, bunga) dan kurangi kontak dengannya.

  • Mandi Setelah Aktivitas Luar Ruangan: Mandi segera setelah anak pulang dapat menghilangkan debu atau serbuk sari yang menempel.

  • Kelembapan Udara: Gunakan humidifier di kamar anak atau taruh baskom air agar udara tidak terlalu kering. Kulit lembap lebih jarang gatal.

  • Penuhi Asupan Cairan: Berikan air putih dan jus buah segar supaya tubuh anak tetap terhidrasi; ini membantu mengencerkan lendir dan meredakan reaksi alergi.

  • Istirahat Cukup: Pastikan anak tidur cukup agar sistem imunnya optimal. Tubuh yang segar lebih efisien melawan reaksi peradangan.

  • Pertimbangkan Kulit Sensitif: Gunakan sabun dan deterjen yang lembut untuk pakaian anak agar tidak menambah iritasi kulit.

Kiat-kiat sederhana di atas mendukung pemulihan alami anak. Dengan konsistensi, frekuensi gejala alergi bisa berkurang tanpa tambahan obat kimia.

Kompres Alami untuk Alergi Kulit Anak

Kompres hangat atau dingin sering membantu mengurangi keluhan kulit alergi:

  • Kompres Air Dingin atau Es: Bungkus es atau kantong sayuran beku dengan kain bersih dan tempelkan sebentar ke area ruam. Ini mengurangi bengkak dan gatal.

  • Kompres Teh Chamomile: Rendam kantong teh chamomile dalam air hangat, dinginkan, lalu tempelkan pada kulit yang meradang. Sifat antiinflamasi chamomile menenangkan reaksi alergi lokal.

  • Kompres Oatmeal: Campurkan bubuk oatmeal dalam air hangat, rendam kain, lalu kompres area gatal. Oatmeal membantu melembapkan dan meredakan kulit kering akibat alergi.

  • Kompres Lidah Buaya: Setelah diambil gelnya, bekukan sebentar lalu tempelkan. Dingin gel lidah buaya segar membantu mendinginkan ruam sekaligus mempercepat penyembuhan.

  • Air Rebusan Daun Sirih: Basuh atau kompres dengan larutan rebusan daun sirih hangat. Daun sirih dikenal memberi efek higienis dan menenangkan kulit.

Lakukan kompres 2–3 kali sehari sampai gejala mereda. Jangan langsung menggosok keras; cukup tempel perlahan agar kulit anak tetap nyaman.

Grotima dan Kandungan Herbal yang Bekerja dari Dalam

Grotima dan Kandungan Herbal yang Bekerja dari Dalam

Grotima bekerja dari dalam tubuh anak dengan kandungan herbal alami berikut:

  • Madu Murni: Sebagai bahan dasar, madu menyehatkan pencernaan dan menambah imunitas. Antioksidan dalam madu membantu mengurangi inflamasi internal.

  • Temulawak: Terkenal dengan kurkuminoid antiinflamasi-nya. Dalam Grotima, temulawak membantu menekan reaksi alergi seperti ruam atau bersin-bersin dengan efek menenangkan.

  • Ikan Gabus (Albumin): Ekstrak ikan gabus kaya albumin alami yang membantu regenerasi sel dan pemulihan jaringan. Ini mendukung penyembuhan kulit yang terkena alergi.

  • Gamat Emas (Teripang): Sumber asam amino dan nutrisi antiinflamasi. Gamat emas mempercepat penyembuhan luka ringan di kulit dan mendukung sistem imun anak.

Kombinasi keempat bahan ini dalam Grotima saling memperkuat. Konsumsi teratur membantu meredakan gejala alergi dari sumbernya, bukan hanya meredakan gejalanya saja. Hasilnya, anak merasa lebih nyaman dan lebih sedikit rewel karena alergi.

BERIKUTNYA :

Mengenal Alergi pada Anak – Jenis, Penyebab, dan Gejalanya