Makanan dan Minuman Dianjurkan untuk Anak Amandel

Makanan dan Minuman Dianjurkan untuk Anak Amandel

Amandel (tonsil) pada anak bisa membengkak akibat infeksi virus atau bakteri, menyebabkan sakit tenggorokan dan nyeri saat menelan. Untuk meringankan gejala tersebut, pilihlah makanan dan minuman yang lembut, bergizi tinggi, dan bersifat menenangkan tenggorokan. Misalnya, sup hangat berkaldu ayam atau sayur yang halus baik untuk anak amandel. Tekstur sup yang cair dan hangat mudah ditelan dan membantu menjaga kecukupan nutrisi. Begitu pula bubur atau oatmeal lembek dapat menjadi pilihan utama karena lembut dan mudah dicerna.

  • Yogurt dan olahan susu fermentasi: Yoghurt tawar atau smoothie buah lembut kaya probiotik dapat meningkatkan imunitas tubuh. Pastikan yogurt tidak terlalu manis agar tidak memicu iritasi lebih lanjut.
  • Sayur matang lunak: Sayur seperti wortel, labu, atau bayam yang telah direbus lunak mengandung banyak cairan dan vitamin. Konsumsi sayur hangat ini membantu meredakan peradangan serta menambah asupan cairan
  • Jus buah tanpa gula (suhu suam): Jus buah non-sitrus seperti apel atau pir (tanpa tambahan gula) boleh diberikan dalam jumlah sedang untuk menambah cairan. Pastikan suhu jus tidak panas untuk mencegah iritasi tenggorokan lebih lanjut.
  • Air putih cukup (minimal 2 liter per hari): Hidrasi yang baik sangat penting mencegah dehidrasi yang dapat memperparah nyeri amandel. Anak disarankan minum air putih secara rutin setiap hari. Variasi berupa air hangat atau air jahe hangat juga bermanfaat sebagai cairan menenangkan.
  • Makanan dingin seperti es krim atau popsicle sesekali: Makanan atau minuman dingin dapat secara sementara meredakan nyeri tenggorokan dan pembengkakan amandel. Sebaiknya pilih es krim yang tidak terlalu manis.
  • Teh hangat dengan madu: Teh herbal hangat (misalnya jahe atau chamomile) dicampur madu murni dapat membantu melawan infeksi dan meredakan radang tenggorokan. Madu diketahui memiliki sifat antibakteri yang meredakan sakit tenggorokan akibat amandel. Campuran jahe-temulawak hangat dengan madu sekalipun dapat membantu mengurangi peradangan berkat sifat antiradang dari rempah-rempah tersebut.

Kunci utama adalah memilih makanan bergizi, lembut, dan hangat. Nutrisi yang baik membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak melawan infeksi. Selain makanan di atas, anak juga masih bisa mengonsumsi telur rebus, apel kukus, atau kentang tumbuk yang teksturnya lembut. Perbanyak buah dan sayur matang, serta hindari kelaparan dengan porsi kecil tapi sering, agar anak tetap mendapatkan asupan energi dan protein yang dibutuhkan untuk penyembuhan.

Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari untuk Anak Amandel

Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari untuk Anak Amandel

Pada masa amandel meradang, terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat memperparah iritasi serta nyeri tenggorokan anak. Berikut pantangan yang perlu diperhatikan:

  • Makanan keras atau renyah: Hindari keripik, kacang-kacangan, sereal kering, dan kue kering. Makanan bertekstur keras atau berujung tajam dapat menggores dinding tenggorokan yang sensitif dan memperparah nyeri amandel. Bahkan roti panggang atau kerupuk pun sebaiknya dihindari sementara.
  • Makanan pedas dan berbumbu kuat: Makanan yang sangat pedas atau berbumbu tajam (sambal, cabai rawit, lada) dapat mengiritasi lapisan tenggorokan dan meningkatkan peradangan. Konsumsinya perlu dibatasi selama amandel belum pulih.
  • Makanan atau minuman asam: Buah sitrus (jeruk, lemon, nanas) dan tomat, atau minuman bersifat asam seperti jus jeruk, asam kawak, atau minuman soda, dapat menimbulkan sensasi terbakar di tenggorokan serta memperbanyak lendir. Hindari cemilan asam seperti buah acar atau saus tomat kental karena keasamannya dapat memperburuk iritasi amandel.
  • Makanan berminyak dan digoreng: Gorengan (ayam goreng, kentang goreng, pisang goreng, dll) serta makanan berlemak tinggi berisiko membuat tenggorokan lebih kering dan lengket. Partikel minyak atau sisa gorengan yang menempel dapat memperlambat proses penyembuhan.
  • Minuman sangat panas atau berkafein: Teh atau kopi panas, serta minuman berkafein (kopi, teh hitam kental), harus dihindari karena bisa mengiritasi tenggorokan yang sudah meradang. Demikian juga alkohol harus dihindari sama sekali karena efek dehidrasinya. Jika perlu asupan hangat, pilih teh herbal hangat (tanpa kafein) dengan madu.
  • Makanan yang terlalu manis: Konsumsi gula berlebih bisa menurunkan fungsi imun sementara dan menambah produksi lendir. Oleh karena itu, batasi minuman manis, minuman bersoda, dan camilan tinggi gula. Pilih sumber hidrasi dan energi lebih sehat seperti air putih dan makanan rendah gula.

Intinya, pada saat amandel meradang perlu menghindari makanan dan minuman keras, kering, asam, pedas, atau panas. Jika keluhan amandel terus berlanjut, sebaiknya hindari dulu makanan pemicu ini hingga kondisi membaik. Tetap perhatikan asupan anak, yaitu pilih makanan bergizi namun mudah ditelan seperti anjuran di atas.

Manfaat Grotima sebagai Solusi Alami untuk Amandel Anak

grotima

Dalam mendukung pemulihan amandel, selain perbaikan pola makan, pemberian suplemen vitamin berkualitas juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Grotima adalah salah satu produk suplemen anak berbahan alami, khusus diformulasi untuk kesehatan tenggorokan dan amandel. Grotima terbuat dari kombinasi bahan alami utama: madu, temulawak, gamat emas (teripang), dan ikan gabus. Setiap kandungan memiliki peran masing-masing dalam membantu mengatasi keluhan amandel pada anak:

  • Madu murni – Terkenal memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu meredakan infeksi dan sakit tenggorokan. Grotima mengandung madu yang memberi efek menenangkan dan menjaga kelembapan tenggorokan yang iritasi.
  • Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) – Rempah Indonesia dengan sifat anti-peradangan (antiradang) dan anti-virus. Temulawak pada Grotima membantu mengurangi pembengkakan amandel serta menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.
  • Gamat Emas (Teripang) – Ekstrak teripang diketahui kaya nutrisi, termasuk senyawa aktif yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Senyawa dari gamat memperkuat efek temulawak dalam meredakan radang dan sekaligus mendukung kekuatan imunitas tubuh.
  • Ikan Gabus (Channa striata) – Sumber albumin tinggi dan asam amino esensial. Albumin berperan penting dalam penyembuhan jaringan tubuh. Penelitian menunjukkan ekstrak ikan gabus dapat mempercepat pemulihan luka, termasuk luka jaringan tenggorokan akibat gesekan atau peradangan. Kandungan albumin dan omega-3 dalam ikan gabus Grotima membantu regenerasi sel serta imunitas anak.

Dengan kombinasi bahan alami tersebut, Grotima merupakan solusi ampuh dan alami untuk membantu meredakan gejala amandel pada anak. Komposisi yang saling melengkapi dipercaya mempercepat proses penyembuhan secara alami. Misalnya, madu dan temulawak dalam Grotima bersama-sama bekerja sebagai antimikroba dan antiradang, sedangkan gamat dan ikan gabus memberikan dukungan penyembuhan dan imunitas tambahan. Hasilnya, Grotima dapat membantu anak lebih cepat membaik dan kembali ceria.

Selain asupan suplemen Grotima, jangan lupa terus terapkan pola makan sehat dan anjuran di atas. Grotima bukan pengganti obat dokter, melainkan suplemen pendukung. Jika gejala amandel tidak kunjung membaik atau berat, segera konsultasikan ke dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kesimpulan

Memperhatikan pilihan makanan dan minuman sangat penting bagi anak yang mengalami amandel. Pilih makanan lembut dan mudah ditelan seperti sup, bubur, yogurt, sayur matang, air putih hangat, serta tambahan madu dan teh herbal hangat untuk meredakan radang tenggorokan. Hindari makanan keras, pedas, berminyak, atau asam tinggi yang dapat memperburuk iritasi.
Sebagai pendukung pemulihan, Grotima – suplemen vitamin berbahan madu, temulawak, gamat, dan ikan gabus – bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melengkapi perawatan anak dengan cara alami. Komposisi alaminya memiliki sifat antibakteri dan antiradang yang membantu mengatasi penyebab infeksi. Namun, pastikan untuk selalu mengikuti saran dokter dan terus pantau kondisi anak. Dengan pola makan tepat dan dukungan Grotima, proses pemulihan amandel anak dapat terbantu secara efektif dan alami.

berikutnya : Penyebab dan Gejala Amandel pada Anak

Makanan Sehat Untuk Anak Berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang

Makanan Sehat Untuk Anak Berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang

Makanan Sehat Untuk Anak

Apa saja sih Makanan sehat untuk anak bun? Sering sekali saya mendapatkan pertanyaan seperti itu. Dan jawaban saya selalu sama yaitu yang halal.

Mengapa jawabannya adalah yang halal ? karena semua makanan itu baik untuk kesehatan tubuh anak ataupun manusia, kecuali yang diharamkan. Karena jelas sekali makanan haram itu tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia titik.

Umumnya para ahli gizi dan kesehatan sudah menetapkan standar makanan yang baik untuk kesehatan terutama untuk pertumbuhan anak. Slogan yang sering kita dengar dari dulu  bahwa makanan sehat adalah makanan yang terdiri 4 sehat 5 sempurna (4S 5S). Ada Karbohidrat, Ikan / daging, Sayuran, buah-buahan serta minuman pelengkap seperti susu.

Konsep Pedoman Gizi Seimbang

Konsep 4S 5s pada konferensi FAO dan WHO di Roma, Italia, telah dirubah menjadi Konsep Pedoman Gizi Seimbang. Yang artinya bagi orang tua dalam menyiapkan makanan sehat untuk anak nya tidak hanya memenuhi unsur 4 S 5s tadi tetapi juga memperhatikan berapa jumlah kalori yang tersedia dari makanan yang kita sajikan untuk kebutuhan gizi anak yang tepat.

Makanan Sehat Untuk Anak berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang
Piramida Pedoman Gizi Seimbang

Jumlah kalori yang dibutuhkan anak disesuaikan dengan usai dan aktivitasnya. Rata-rata anak sekolah membutuhkan 1600 – 2500 kalori per hari. Sementar anak yang menginjak usia dewasa asupan kalorinya bertambah dari 2500 – 3000 kalori perhari.

Lalu, bagaimana cara menghitung kalori makanan? Perlu para orang tua ketahui bahwa, 1 gram karbohidrat dapat menghasilkan 4 kkal, 1 gram protein dapat menghasilkan 4 kkal, dan 1 gram lemak dapat menghasilkan 9 kkal. Kurang lebih seperti itu.

Jadi kesimpulannya makan sehat untuk anak adalah makan yang memenuhi unsur 4 sehat 5 sempurna dengan takaran kalori yang sesuai. Cukup sesederhana itu saja.

Selanjutnya yang dibutuhkan adalah variasi dari bahan 4S 5s tadi, variasi ini perlu untuk memperkaya kebutuhan gizi anak dan juga untuk menghindari kebosanan anak terhadap makanannya, apalagi untuk anak yang susah makan.

Kemudian hal yang tidak boleh dilupakan selain makanan sehat adalah olah raga (aktivitas fisik) yang teratur, menjaga kebersihan makanan dan lingkungan serta selalalu memantau berat badan anak.

Yang terakhir dan kadang sering dilupakan adalah pelengkap nutrisi yang sering disebut suplemen. Suplemen untuk anak adalah hal yang kadang diabaikan karena orang tua merasa cukup dengan makanan yang dikonsumsi anak. Hal ini tidak lah salah namun kadang aktivitas anak yang cenderung over aktif dan untuk makanan tertentu seperti sayuran dan buah lebih sering dimakan dalam porsi yang sedikit maka kebutuhan suplemen adalah hal penting.

Lalu suplemen apa yang baik untuk anak ? Jawabannya adalah madu.

Madu Antariksa sebagai Suplemen Makanan Sehat Untuk Anak

Kenapa harus madu sebagai pelengkap makanan sehat untuk anak ? Ini jawabannya :

  • Madu sebagai Sumber Vitamin Yang Lengkap Bagi Anak

Pada madu terdapat vitamin yang dibutuhkan oleh anak, diantaranya : Vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, D, K, E, Uric Acid, dan asam nikotinat.

Yang lebih istimewa lagi keseluruhan vitamin di atas dapat diserap dengan mudah oleh tubuh setelah 1 jam madu ini dikonsumsi anak. Berbeda dengan vitamin yang terdapat pada makanan lain, penyerapan terhitung lebih lambat.

  • Madu memiliki bakteri yang baik.

Bakteri baik ini adalah laktobasilus dan bifidobacteria. Maksudnya bakteri yang baik adalah, bakteri ini baik bagi tubuh dengan membunuh bakteri jahat di dalam usus.  Dengan membunuh bakteri jahat dalam usus maka pencernaan anak juga akan baik, sehingga akan meningkatkan nafsu makannya dan mempercepat penyerapan gizi pada makanan yang dimakannya.

  • Madu baik untuk perkembangan otak

Berilah satu sendok makan madu asli sebelum tidur. Hal ini akan meningkatkan fungsi kinerja otak sebab fruktosa yang terkandung pada madu akan memberi energi cadangan pada hati dan bekerja pada otak semalaman pada saat anak Anda sedang tidur.

  • Membantu Pertumbuhan Anak

Tidak diragukan lagi bahwa madu dapat membantu pertumbuhan anak secara optimal. Madu mengandung cukup banyak zat besi (Fe) dan tembaga (Cu) sedang ASI atau susu sapi mengandung lebih sedikit dibandingkan madu. Asupan Fe dan Cu yang cukup akan membantu proses pembentukan sel darah merah dan hemoglobin.

  • Madu memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi.

Madu menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Bahkan, antioksidan yang disebut “pinocembrin” hanya ditemukan dalam madu. Hal ini membuat tubuh menjadi lebih sehat, terhindar dari penyakit.

Dari sekian banyak merk madu bahkan tidak jarang ada juga yang palsu dan oplosan. Lalu madu apa yang baik dan cocok bagi anak?

Tanpa basa basi, saya rekomendasikan Madu Anak Antariksa. Kenapa harus madu antariksa? Ini jawabannya :

  1. Madu Asli dan Murni
  2. Mengandung unsur lain yang memang dibutuhkan anak, yaitu : Albumin, Temulawak dan Gamat / Teripang Emas.
  3. Bersertifikat

Silahkan baca selengkapnya tentang madu antariksa disini : https://maduantariksa.id/maduantariksa/

Demikian sedikit ulasan tentang makanan sehat untuk anak. Semoga bermanfaat dan yang menjadi harapan kita semua bisa terwujud yaitu anak tumbuh dan berkembang dengan sehat secara fisik dan baik secara rohani.

makanan sehat anak madu antariksa

*Dikutip dan di edit dari wawancara dengan bunda Sarah.

Save

Save