Kenali Tanda-tanda Sariawan Pada Anak

Sariawan bisa juga dialami oleh bayi, anak-anak sampai orang dewasa. Sariawan pada anak ini termasuk kelainan selaput lendir mulut, ditandai dengan munculnya bercak luka. Luka berwarna putih, biasanya terdapat pada daerah bibir, dinding mulut, langgit-langit, di bawah lidah dan permukaan lidah.

Anak yang mengalami sariawan biasanya disebabkan kekurangan vitamin C dan jamur candida yang dipengaruhi oleh sistem imunitas. Masalah pada mulut ini biasanya karena kebersihan mulut yang buruk atau yang lainnya. Sariawan juga akan muncul pada mulut yang terluka, apalagi saat menggosok gigi tidak benar sampai tergigit.

Oleh karena itu para bunda harus mengetahui tanda-tanda sariawan, penyebab dan cara untuk mengatasinya supaya anak cepat sembuh atau terhindar dari masalah sariawan.

Tanda-tanda Sariawan Anak

Sariawan merupakan salah satu penyakit ringan yang sering dialami oleh anak-anak, rasanya sakit dan sangat mengganggu. Oleh karena itu saat anak mengalami sariawan bunda harus segera mengatasinya. Untuk tanda-tanda anak sariawan sendiri mulai dari:

  • Timbul rasa sakit
  • Nyeri hebat/sensasi terbakar
  • Sulit mengunyah & menelan makanan
  • Gelisah
  • Terdapat bercak putih/kemerahan
  • Biasanya disertai demam

Sariawan ini bisa menyerang siapa saja, meskipun tidak berbahaya sariawan memang sangat mengganggu. Hal ini karena saat anak kekurang vitamin C, membuat jaringan lunak dan jaringan penghubung menjadi mudah robek kemudian timbul sariawan.

Sedangkan untuk penyebab utamanya, sampai saat ini masih belum diketahui. Hanya saja biasanya sariawan dipicu oleh beberapa hal atau penyebab lainnya.

Penyebab Sariawan

Untuk penyebab sariawan memang cukup banyak, seperti adanya jamur candida albican, trauma pada area sariawan atau tergigit sampai dengan virus herpes simplex yang berada di bagian belakang tenggorokan.

Selain itu ada banyak pemicu yang membuat anak-anak terkena sariawan. Mulai dari daya tahan tubunya yang lemah, pemberian antibiotik, mulut anak kurang bersih, terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis, gorengan, minum atau makan terlalu panas, alergi makanan dan yang lainnya.

Jadi saat daya tahan tubuh anak lemah, kondisi cuaca juga tidak mendukung biasanya kesehatan anak juga akan terpengaruhi. Pola makan mereka menjadi tidak teratur dan membuat anak terkena sariawan.

Anak yang terlalu sering mengkonsumsi makanan manis dan gorengan juga dapat menyebabkan sariawan. Apalagi jika mereka makan makanan yang terlalu keras dan sampai lidah atau bagian pipi dalam mereka tergigit maka sariawan pada anak akan timbul.

Sedangkan anak-anak yang mengalami sariawan karena alergi biasanya mereka mengkonsumsi makanan yang dapat membuat alergi tersebut kambuh. Bisa juga karena anak-anak diberikan makanan yang memiliki tingkat asam lebih tinggi.

Cara Mengatasi Sariawan

Untuk cara mengatasi sariawan pada anak, bunda dapat memberikan beberapa obat yang alami dan aman dikonsumsi anak. Mulai dari cuka sari apel, minyak kelapa, air kelapa, bawang putih, madu dan yang lainnya.

Pada obat alami cuka sari apel dapat mencegah pertumbuhan jamur pada mulut anak. Bunda dapat mengoleskan beberapa tetes cuka tersebut ke dalam luka sariawan untuk mencegah sariawan menjadi lebih parah.

Sama halnya dengan madu yang memiliki kandungan yang sangat bermanfaat untuk mengatasi masalah sariawan. Karena madu memiliki rasa yang manis, disukai anak, dipercaya atau sudah tebukti ampuh untuk mengobati sariawan.

Untuk mengatasi masalah sariawan ini, bunda juga dapat mulai melakukan pola hidup lebih sehat lagi. Berikan makanan dan minuman yang bergizi pada anak, hindari makanan yang memiliki rasa manis berlebih, selalu ajarkan kebersihan mulut setiap hari dan jika perlu ajak mereka untuk berolahraga supaya tetap sehat.

Obat Alami Untuk Sariawan Pada Anak

Obat memiliki banyak macam dan fungsinya, apalagi obat yang memiliki kandungan alami yang aman dikonsumsi. Salah satunya untuk mengobati sariawan yang merupakan gejala benjolan pada mulut dan berwarna kekuningan.

Meskipun bukan penyakit yang serius, sariawan juga perlu disembuhkan supaya tidak mengganggu dan nafsu makan juga tetap terjaga. Saat sariawan ini menyerang anak juga akan lebih mengganggu, mereka akan menjadi malas makan dan dapat mengganggu kesehatan pertumbuhan tubuh mereka.

Sariawan pada anak juga sering kita jumpai terdapat pada bagian dalam mulut atau bibir, gusi sampai dengan rahang. Sariawan juga akan lebih sakit saat mulut digunakan untuk makan, oleh karena itu bunda harus mengatasi masalah tersebut dan berikan obat alami untuk anak.

Obat Alami Untuk Sariawan Pada Anak

Obat Alami Dengan Madu

sariawan pada anak

Madu termasuk bahan herbal, alami, aman dan dipercaya sangat ampuh untuk mengobati sariawan pada anak. Memiliki manfaat dengan meredakan rasa perit pada luka yang disebut sariawan.

Madu juga termasuk obat yang sangat disukai oleh anak-anak, memiliki rasa manis dan lebih aman dikonsumsi sesuai dengan anjuran atau sesuai kebutuhan. Caranya dengan mengoleskan madu, pada bagian yang terkena sariawan, baik di lidah, bibir atau yang lainnya. Lakukan cara tersebut secara teratur dan setelah beberapa saat selesai mengoleskan madu bersihkan dengan air matang.

Obat Alami Dengan Yogurt

Selain madu, yogurt juga termasuk obat sariawan yang ampuh untuk anak-anak. Memiliki manfaat untuk menjadi obat probiotik yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh anak dan menyembuhkan sariawan.

Saat anak rutin mengkonsumsi yogurt maka bakteri menguntungkan di dalamnya dapat melawan bakteri jahat penyebab sariawan. Oleh karena itu bunda dapat memberikan yogurt cair pada anak sekitar 1 atau 2 sendok saja. Hindari memberikan yogurt terlalu banyak, supaya anak tidak mencret dan yogurt dianjurkan untuk anak usia 2 tahun ke atas.

Obat Alami Dengan Air Kelapa

Untuk mengobati sariawa pada anak, bunda juga dapat memberikan air kelapa secukupnya. Karena air kelapa sendiri tidak hanya dapat menyegarkan saja saat dijadikan minuman, tapi kandungan isotonic di dalamnya juga dapat menyehatkan tubuh.

Kandungan ion alami air kelapa dapat membuat tubuh anak menjadi lebih segar, tidak terlalu lemah terutama saat mereka terkena sariawan. Bunda dapat memberikan air kelapa murni yang baru saja di buka pada anak, karena dapat membuat luka sariawan menjadi cepat pulih dan meningkatkan fungsi pencernaan.

Obat Alami Dengan Jus Cranberry

Cranberry merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin C yang dapat mengatasi masalah sariawan pada anak. Karena biasanya, anak-anak lebih rentan terkena sariawan jadi jus ini baik dikonsumsi untuk anak usia 2 tahun ke atas.

Buah ini dapat membuat luka sariawan menjadi cepat sembuh dan mengatasi rasa sakitnya. Jadi untuk bunda yang ingin memberikan jus cranberry pada anak, berikan 1 sendok saja karena sistem pencernaan usia mereka masih sangat sensitif.

Obat Alami Dengan Jus Jeruk

Jus jeruk sama dengan jus cranberry, memiliki kandungan vitamin C yang baik. Anak-anak yang mengkonsumsi jus jeruk kebutuhan vitamin C akan tercukupi dan baik juga diberikan pada anak yang sedang mengalami masalah sariawan.

Jus jeruk ini dapat menyembuhkan sariawan, cara kerjanya dengan regenerasi kulit, membunuh bakteri pada mulut dan menyembuhkan luka sariawan lebih cepat dari yang lainnya. Berikan jus jeruk alami dan buatan bunda sendiri, hindari memberikan jus jeruk buatan pabrik yang kemungkinan memiliki bahan pengawet.

Madu untuk Anak

Efek kekurangan dan kelebihan madu untuk anak

Madu mempunyai banyak kandungan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak, berikut ini ada beberapa kondisi jika anak kekurangan nutrisi madu pada anak :

  1. Gizi buruk, kondisi ini merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan nutrisi dan vitamin dari makanan yang dijadikan sumber gizi bagi tubuh
  2. Tubuh terlihat kurus dan tidak segar
  3. Penurunan nafsu makan akibat kurangnya asupan nutrisi juga menyebabkan gangguan perkembangan otak anak
  4. Muda merasa lemas, lelah, letih, dan lesu
  5. Kekebalan atau imunitas tubuh anak menurun sehingga mudah terserang berbagai penyakit
  6. Proses tumbuh kembang anak akan terganggu.

kelebihan madu untuk anak

Madu memang mempunyai banyak manfaat, tapi jika madu di konsumsi secara berlebihan juga mempunyai efek buruk bagi tubuh anak. Berikut ini adalah efek buruk mengkonsumsi madu secara berlebihan :

  1. Efek jangka pendek yang dialami anak jika mengkonsumsi madu berlebihan yaitu masalah lambung, seperti kram perut, diare, dan kembung. Kandungan fruktosa pada madu menyebabkan terganggunya kemampuan usus untuk menyerap nutrisi sehingga menyebabkan nyeri perut secara berkelanjutan.
  2. Efek jangka panjang yang dialami anak jika mengkonsumsi madu secara berlebihan yaitu terganggunya masalah pencernaan. kemampuan usus untuk menyerap nutrisi akan berkurang secara permanen. Selain itu, terjadinya ketidakpekaan insulin juga dapat terjadi sehingga kadar gula dalam darah terus meningkat.

Dosis Madu pada Anak

aturan minum madu untuk anakSelain manfaat yang terkandung pada madu, kamu juga harus memperhatikan efek samping jika mengkonsumsi madu tidak sesuai dengan aturan. Kandungan fluktuosa yang tinggi pada madu dapat menyebabkan diare atau sakit perut pada orang dewasa, sehingga jika madu diberikan kepada anak secara berlebihan maka akan memberikan efek samping yang lebih buruk. Oleh karena itu, yuk simak beberapa panduan yang bisa digunakan sebagai petunjuk memberikan dosis pada anak:

  1. Anak berusia 1 – 3 tahun dianjurkan dengan takaran tak lebih dari 20 mg untuk membiasakan sistem pencernaan anak
  2. Untuk bayi berusia di bawah 1 tahun tidak dianjurkan mengkonsumsi madu karena sistem perncenaan yang belum terbentuk sempurna sehingga dapat menimbulkan reaksi alergi
  3. Berikan sebanyak 2 sendok makan dalam 2 kali sehari untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.
  4. Sedangkan untuk tujuan penyembuhan, berikan madu dalam bentuk larutan yang sudah dicampur dengan air hangat, hal ini bertujuan untuk mempermudah penyerapan zat – zat vitamin dari madu ke dalam tubuh.
  5. Sebaiknya berikan madu kepada anak dengan rentang waktu 2 atau 3 jam sebelum makan untuk memberikan waktu untuk madu agar dapat diserap dengan baik oleh tubuh.

Madu Untuk Meredakan Batuk Anak

Salah satu manfaat madu untuk anak yaitu sebagai obat yang aman untuk mengobati demam dan batuk anak. Hal ini didukung riset yang menunjukkan bahwa madu efektif meredakan batuk pada anak, bahkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan di amerika pun menyetujui pernyataan ini.

Menurut American Academy of Pediatrics, obat batuk dan demam yang dijual di pasaran tidak dapat menyembuhkan untuk anak di bawah 6 tahun. Biasanya pada usia tersebut, gangguan batuk pada anak akan membaik dengan sendirinya. Oleh karena itu, jangan biarkan anak terus mengkonsumsi obat – obatan kimia karena bisa menimbulkan efek samping bagi si anak.madu untuk meredakan batuk anak

Walaupun madu tidak menimbulkan efek samping, tetap saja dosis yang diberikan harus disesuaikan dengan umur dan ukuran tubuh anak. Salah satu cara yang mudah adalah mencampur madu dengan segelas air hangat supaya mudah dicerna oleh anak. Berikut ini adalah dosis madu yang disarankan berdasarkan umur :

  1. Balita 1 – 5 tahun yaitu ½ sdt
  2. Anak 6 – 11 tahun yaitu 1 sdt
  3. Anak 12 tahun ke atas yaitu 2 sdt.

Cara lain memberikan dosis yaitu dengan memberikan ½ sdt madu per 11 kg berat badan anak, dan diberikan sebanyak 4 – 5 kali dalam sehari.  Berikut ini juga ada beberapa cara penyajian madu sebagai obat batuk anak :

  1. Madu
  2. Madu yang dicampur dengan air hangat
  3. Madu dengan jahe
  4. Madu dengan lemon
  5. Madu yang di campur bawang putih dan lemon
  6. Madu dengan kayu manis
  7. Madu dengan biji merica
  8. Madu yang dicampur kunyit dan susu

Madu Untuk Nafsu Makan Anak

madu untuk nafsu makan anak

  • Biasanya nafsu makan anak memang tidak menentu, terutama anak – anak yang berusia di bawah 5 tahun. Jika anak memiliki nafsu maka yang tinggi maka tidak akan ada masalah. Sebaliknya, anak yang memiliki nafsu makan rendah akan membuat kita kewalahan. Seperti yang kita tahu, salah satu manfaat madu untuk anak yaitu menambah nafsu makan. Hal ini bisa menjadi alternatif untuk kita yang sedang menghadapi anak dengan nafsu makan rendah.
  • Madu mempunyai zat – zat yang penting untuk tubuh, seperti zat besi (fe), tembaga (cu), vitamin B kompleks, fosfor, seng, kalium, fruktosa, maltosa, glukosa, sukrosa, dan asam amino. Madu mempunyai kandungan glukosa dan fruktosa (levulosa) sehingga membuat madu mudah diserap oleh usus bersama dengan zat organik lainnya. Hal inilah yang menjadi stimulan untuk pencernaan dan memperbaiki nafsu makan.
  • Selain menambah nafsu makan, madu juga mengandung beberapa senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa ( 41 %), glukosa (35 %), dekstrin (1,5 %), dan sukrosa (1,9%). Kandungan karbohidrat tersebut juga ikut menambah energi yang diperlukan anak.
  • Salah satu yang unik dari madu yaitu mempunyai aktivitas antibakteri yang mirip dengan antibiotik. Dimana antibakteri ini berguna untuk melawan serangan dari berbagai patogen penyebab penyakit. Seperti penyakit lambung, kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam, penyakit jantung, hati, dan paru – paru, serta penyakit – penyakit yang dapat mengganggu telinga, mata, dan saraf.
  • Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, sebaiknya madu di konsumsi secara teratur. Berikan paling tidak 1- 2 sendok makan madu sebanyak 2 kali sehari untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh anak. Apabila untuk penyembuhan, sebaiknya madu disajikan dalam bentuk larutan karena akan mempermudah penyerapannya dalam tubuh.

Cara Membedakan Madu  Yang Asli Dan Palsu

madu asli dan madu palsuMadu memang mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, baik untuk mengatasi penyakit ringan maupun membantu metabolisme dalam tubuh. Hal ini membuat madu semakin diminati oleh masyarakat. Tetapi perlu diketahui, banyak madu yang dicampur bahan lain di dalamnya supaya penjual dapat mendapatkan keuntungan yang banyak.  Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara untuk membuktikan keaslian madu untuk anak supaya mendapatkan manfaat secara maksimal :

  • Periksa label

Cara pertama yaitu dengan memeriksa label. Jika kamu menemukan ada bahan tambahan lainnya, sebaiknya tidak usah membelinya. Jika penjual tidak mencantumkan labelnya, kamu bisa membuktikannya dengan cara yang lain.

  • Uji madu dengan air

Cara kedua yaitu dengan meuangakan satu sendok madu ke dalam air. Jika madu tersebut larut, maka madu tersebut tidak murni karena ada kandungan air di dalamnya. Madu yang murni tidak akan mudah larut dengan air, sehingga madu yang kental akan tenggelam di bagian bawah gelas walaupun sudah diaduk.

  • Uji Api

Madu merupakan objek yang gampang terbakar. Uji berikutnya dengan menempatkan madu pada sumbu lilin, kemudian nyalakan sumbu dengan api. Jika api menyala artinya madu tersebut murni, jika tidak maka ada kandungan air di dalam madu tersebut.

  • Uji madu dengan kertas

Untuk melakukan cara ini, kamu memerlukan kertas yang dapat menghisap cairan. Caranya yaitu dengan menuangkan madu pada kertas. Apabila kertas tersebut mudah robek maka bisa dipastikan bahwa madu tersebut palsu. Sebaliknya, jika kertas tersebut tidak robek, maka madu tersebut merupakan madu asli atau murni.

  • Rebus madu menggunakan sendok

Pertama, siapkan sendok kemudian tuangkan madu pada sendok, kemudian panaskan di atas api atau lilin. Apabila madu tersebut menghasilkan busa yang cukup banyak hingga mau tumpah, maka bisa dipastikan bawha madu tersebut murni atau asli. Sedangkan madu yang menghasilkan busa sedikit merupakan madu tidak murni atau sudah ada campuran lain di dalamnya.

  • Dengan cara memasukkan madu ke dalam lemari es

Cara terakhir untuk menguji apakah madu tersebut murni atau tidak adalah dengan memasukkan madu ke dalam lemari es. Jika madu yang kamu beli membeku seperti es, artinya madu tersebut tidak murni karena madu yang asli tidak mudah membeku.

Cara Menyimpan Madu

cara menyimpan maduMadu memang tidak hanya bermanfaat bagi orang dewasa tetapi juga untuk anak – anak. Untuk memastikan madu untuk anak maupun dewasa ini tetap memiliki kualitas yang baik, kamu harus memperhatikan penyimpanan madu tersebut agar tidak mengurangi manfaat dari madu itu sendiri.

Berikut ini ada beberapa cara menyimpan madu yang benar :

  • Simpan dalam kaca atau wadah plastik

Sebaiknya simpan madu dalam kaca atau wadah plastik. Jangan disimpan di wadah yang terbuat dari logam karena dapat memicu terjadinya reaksi kimia antara mineral madu dengan logam tersebut. Kalau kamu berencana menyimpan madu dalam waktu lama, baiknya gunakan wadah kaca karena kaca bersifat netral dan tidak mudah terurai saat panas sehingga citarasa madu tetap terjaga.

  • Tutup wadah rapat – rapat

Madu mempunyai sifat menyerap air di udara, artinya kadar air pada madu akan meningkat jika disimpan pada wadah terbuka. Akibatnya madu akan menjadi lebih encer dan kualitas madu juga akan menurun.

  • Hindari madu dari sinar matahari

Paparan sinar matahari dapat mengoksidasi zat besi dan merusak sel anti bakteri sehingga membuat kualitas madu menurun.

  • Simpan di dalam suhu ruangan

Sebaiknya simpan madu dalam suhu ruangan, jika disimpan di lemari es akan membuat madu mengkristal dan berubah warna menjadi keputihan karena kandungan dextrosa yang ada pada madu.

Sebenarnya madu yang mengkristal masih bisa di konsumsi hanya bentuknya yang kasar dan susah untuk disajikan. Apabila ini terjadi, kamu bisa merendam wadah yang berisi madu tersebut dengan air mendidih hingga madu mencari kembali.

Kelebihan dan Manfaat Madu untuk Balita

madu untuk batukSebenarnya madu belum diperbolehkan diberikan untuk bayi yang usianya belum 1 tahun pas. Tapi madu akan sangat rekomended untuk balita yang usianya sudah 1 tahun ke atas, karena khasiat dari madu yang utama yaitu mampu mengurangi batuk dan gangguan tidak bisa tidur pada malam hari, karena madu akan lebih manjur daripada menggunakan obat pereda batuk.

Kebanyakan obat batuk yang dijual secara bebas di apotek maupun resep asli dari dokter itu sebenarnya tidak selalu rekomended, tapi tidak dilarang juga untuk menggunakannya, karena dokterlah yang lebih tau kadar penyakit dan kebutuhan obat untuk balita.

Khasiat madu alami sebenarnya mempunyai antibakteri yang akan sangat dibutuhkan pada balita yang berusia lebih dari satu tahun, balita diperbolehkan mengkonsumsi madu agar sistem pencernaan tubuhnya berkembang baik.

Madu memiliki kandungan antioksidan yang berfungsi untuk penangkal radikal bebas yang bisa menjaga sel tubuh dari kerusakan. Ini hanya tips untuk ibu-ibu yang ingin mencari madu untuk mencarinya yang berwarna gelap madunya karena semakin gelap warna madu tersebut maka akan semakin tinggi juga kadar antioksidannya.

Manfaat Madu untuk balita yang sedang batuk

madu untuk batuk anakBalita memang sedang rawan rawannya terkena gejala penyakit, entah itu pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan pastinya batuk ini sendiri. Biasanya gejala tersebut disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti penyakit flu membuat balita akan susah tidur pada saat di malam hari.

Nah di sinilah madu berperan banyak untuk menetralisir gejala awal sebelum batuk melanda yaitu pilek dan sakit tenggorokan. Kenapa madu sangat ampuh untuk mengurangi gejala awal? Karena madu bisa mengalahkan kandungan dextromethorphan dan diphenhydramine yang biasanya ada pada obat batuk untuk menghilangkan batuk dan agar bisa tidur nyenyak saat malam hari.

Balita biasanya pada resep dokter kebanyakan dianjurkan untuk minum madu 1-2 sendok teh setiap malam sebelum tidur agar tidurnya nyenyak dan akan terjaga karena efek dari madu tersebut.

Sebenarnya batuk juga memiliki kelebihan tersendiri, yaitu untuk membersihkan rongga pernapasan pada penderitanya, namun akan sangat lelah jika penderitanya mengalami gejala batuk yang tiada hentinya, dan akan sangat mengganggu juga jika terlalu sering batuk karena batuk juga menguras tenaga si penderitanya.

Maka madu yang akan mengistirahatkan batuk tersebut agar tidak muncul lagi saat malam hari, orang tua pastinya akan merasa kasihan jika melihat buah hatinya terkena gejala batuk terus terusan hingga malam hari dan juga pada saat jam istirahat orang tua juga akan merasa lelah untuk selalu menjaga buah hatinya untuk tidur dengan tenang.

Namun sebelum para orang tua menyuruh balitanya untuk mengkonsumsi madu, berdiskusilah terlebih dahulu kepada doktor anak karena jika ada salah mengenai madunya bisa saja madu palsu atau para orang tua terlalu banyak untuk menyuruh si balita ini mengkonsumsi madu.

Perlu untuk para orang tua ketahui bahwa balita itu masih rentan untuk terkena gejala flu, sakit tenggorokan, batuk, dan fase seperti itu sudah sangat sering sekali terjadi dan tidak hanya terjadi pada balita maupun anak-anak tetapi dewasa juga sama merasakannya.

Untuk para orang tua sebaiknya beri perhatian lebih kepada balita anda, makan 3 kali sehari, istirahatkan lah jika sekiranya balita sudah lelah, dan jangan lupa untuk selalu berikan suplemen tambahan contohnya seperti madu.

Cukup sekian pembahasan mengenai kelebihan dan manfaat madu untuk balita. Semoga bermanfaat untuk balita anda di rumah, jaga dan sayangi mereka agar selalu sehat dan terhindar dari segala penyakit yang tidak diinginkan.

Bagaimana Cara Memilih Madu yang Baik?

sarang lebah asliKita tahu bahwa madu memiliki manfaat yang bayak sekali untuk kesehatan manusia. Karena madu memiliki banyak manfaat, maka dari itu ada seseorang yang tidak bertanggung jawab mencampur madu-madu tersebut. Sehingga kandungan manfaat yang ada pada madu tersebut tidak murni lagi dan zat-zat lain pun berkurang.

Untuk mengetahui kandungan apa yang terdapat pada madu tersebut, kita bisa menggunakan analisis mikroskopis, analisis polaritas cahaya, tes keasaman, analisis hydromethylfurtural. Dari keempat alat tes tersebut menggunakan alat yang cukup mahal, sehingga tidak semua orang bisa melakukannya. Sedangkan tes keasaman, merupakan suatu tes yang tidak terlalu mahal, tetapi tes ini juga memerlukan pemahaman dan pengetahuan tentang madu yang mendalam.

Cara lain yang dapat dilakukan oleh semua orang untuk mengetes madu, yaitu dengan meneteskan madu pada piring berbahan beling (mudah pecah) yang di dalamnya terdapat air. Caranya adalah ketika kita menggoyangkan piring ke kanan dan ke kiri, maka madu itu tercampur akan membentuk segi enam atau berbentuk sarang lebah. Ketika semakin lama berbentuk segi enam itu bertahan, maka semakin baik nutrisi yang dihasilkan oleh madu tersebut dan madu tersebut dapat dikatakan asli.madu asli

Sebaliknya jika madu tersebut bentuk segi enamnya atau sarang lebahnya, semakin lama semakin memudar, maka madu tersebut dapat dikatakan madu yang telah diberi campuran, sehingga kandungan nutrisi dalam madu tersebut berkurang.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah caranya seperti yang diatas menggunakan piring, namun coba piringnya jangan di goyang-goyangkan. Cukup kita diamkan saja selama beberapa saat, Jika madu asli, maka  memiliki kadar air rendah, sehingga tidak akan membuat air di dalam piring tersebut menjadi keruh.

Sedangkan madu yang telah dicampur oleh apapun itu atau madu buatan, maka perlahan-lahan akan membuat air dalam piring tersebut menjadi keruh. Cara-cara diatas dapat dilakukan ketika kita ingin mengetahui bagaimana keaslian madu yang telah kita beli atau madu yang kita miliki. Karena tidak sedikit orang yang tertipu oleh penjual yang tidak bertanggung jawab membuat madu campuran.

tempat madu asliTetapi banyak masyarakat yang lebih berpatokan pada semut. Karena pada dasarnya, sifat alami yang dimiliki semut yaitu, suka terhadap makan yang manis-manis, termasuk rasa manis yang dimiliki madu tersebut.

Namun, ketika madu tersebut memiliki kadar kekentalan yang tinggi (kadar air yang sedikit), maka akan semakin sulit bagi semut untuk mendeteksi lokasi rasa manis madu. Karena molekul yang terdapat di dalam madu tersebut tetap utuh, tidak pecah, sehingga semut sulit untuk mendeteksi dan menghampiri.

Sebaliknya, jika kadar air yang dimiliki madu tersebut tinggi, (diatas 20%), maka semut akan lebih mudah menghampiri madu tersebut, karena molekul yang terdapat di dalam madu tersebut sudah menyebar tidak utuh, dan telah pecah, sehingga semut akan lebih mudah mendeteksi dan menghampiri madu tersebut.lebah bawa madu asli ya

Dari beberapa cara dan informasi bagaimana cara kita memilih madu yang baik (madu yang asli tidak mengandung campuran apapun), sehingga kita dapat mempraktekkan dan mencoba mengetes madu yang sudah kita miliki saat ini, apakah madu kita asli atau tidak. Jika madu yang kita miliki tidak asli atau mengandung campuran, sebaiknya kita menggantinya dengan madu yang asli.

Madu yang telah mengandung campuran tersebut memiliki kandungan nutrisi yang kurang dibandingkan dengan yang asli, maka dari itu madu campuran dapat dikatakan memiliki khasiat yang kurang jika kita konsumsi dibandingkan dengan yang asli. Karena madu baik dan bisa menyembuhkan penyakit-yang ada di tubuh kita jika kita mengkonsumsi madu asli.