Cara Mengatasi Sariawan Pada Anak Secara Alami

Sariawan merupakan benjolan yang berada di daerah mulut, berwarna putih kekuningan tapi bukan termasuk penyakit serius. Karena sariawan bisa disembuhkan dengan atau tanpa obat.
Jumlah sariawan di dalam mulut sendiri biasanya lebih dari satu, sangat mengganggu dan saat tersentuh makanan maka pada bagian sariawan tersebut akan terasa sakit. Untuk penyebab umumnya biasanya karena mereka kekurangan vitamin C, tidak hanya pada orang dewasa saja tapi juga anak-anak.
Oleh karena itu para bunda sebaiknya ketahui penyebab, gejala dan cara untuk mengatasinya supaya sariawan cepat sembuh. Hal di ini dilakukan untuk mencegah kesehatan anak menjadi semakin memburuk, karena kebanyakan anak menjadi malas makan dan kesehatan menjadi terganggu.

 

Mengatasi sariawan pada anak

Beberapa Cara Mengatasi Sariawan Pada Anak Secara Alami

  • Menjaga Mulut Tetap Bersih
    Sama halnya dengan orang dewasa, anak-anak juga harus rajin menjaga kesehatan mulut. Dengan begitu masalah seperti sariawan menjadi terhindarkan dan lakukan menggosok gigi minimal 2 kali dalam sehari tapi jangan berlebihan.
    Saat anak rajin menyikat gigi, sikat gigi yang digunakan juga harus diganti secara teratur atau minimal 1 bulan sekali. Hal ini dilakukan supaya tidak menimbulkan bakteri gigi yang menempel pada sikat, perhatikan juga pemilihan pasta gigi dan sikat sesuaikan dengan kebutuhan anak.
    Bisa juga menyediakan obat kumur supaya kebersihan gigi & mulut menjadi lebih optimal dan hindari penggunaan sikat gigi orang lain meskipun masih satu keluarga.
  • Obat Kumur Alami
    Untuk obat kumur bunda dapat menggunakan beberapa bahan alami seperti campuran cuka apel, garam dan air hangat. Campuran tersebut akan sangat efektif untuk memusnahkan jamur di dalam mulut.
    Saat anak sariawan dengan berkumur dengan obat ini maka sariawan akan menjadi kempes dan sembuh. Pada cuka apel ini terdapat kandungan vitamin dan mineral yang akan memberi pertahanan terhadap jamur dan meningkatkan imunitas tubuh anak.
  • Mengkonsumsi Makanan Sehat
    Untuk menghindari sariawan, anak perlu mengkonsumsi makanan yang sehat dan aman. Hal ini termasuk salah satu cara untuk mencegah sariawan pada anak yang muncul dan meningkatkan sistem imunitas tubuh anak. Apalagi dengan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang maka anak akan terhindar dari bakteri penyakit.
    Berikan buah dan sayuran pada anak yang memiliki kandungan vitamin yang banyak. Karena kandungan tersebut akan mempercepat proses penyembuhan. Perhatikan pola makan anak yang sehat dan ajak anak untuk melakukan olahraga secara teratur setiap harinya.
  • Berikan Madu Sebagai Obat
    Madu sudah dari zaman dahulu menjadi obat alami untuk menyembuhkan sariawan. Madu juga dapat membuat sariawan berkurang rasa sakitnya dan luka tidak terlalu kaku. Tidak hanya memiliki rasa yang manis saja, tapi juga memiliki manfaat yang baik untuk anak kita.
    Caranya dengan mengoleskan madu pada bagian sariawan secara langsung dan biarkan beberapa menit supaya madu teresap dengan baik pada luka sariawan dan bersihkan dengan berkumur air putih.
  • Berikan Banyak Cairan
    Saat anak mengalami sariawan biasanya mereka tidak mau makan dan makan makanan dalam bentuk padat. Sedangkan untuk menyembuhkan sariawan, nutrisi yang diberikan pada anak harus sesuai dengan kebutuhan.
    Oleh karena itu untuk mengganti makanan padat tersebut kita dapat memberikan cairan supaya lebih mudah dicerna dan lebih mudah untuk menelan. Berikan juga air putih yang cukup, jus buah-buahan dan susu yang baik untuk kalsium, dapat membantu pertumbuhan anak dengan baik.

Manfaat Madu Untuk Anak 1 Tahun

Ada beberapa yang berpendapat madu belum boleh dikonsumsi pada anak yang belum berusia 1 tahun. Pendapat itu cenderung karena alasan pencernaan anak di bawah 1 tahun belum sempurna, sementara madu adalah bahan mentah yang masih mengandung spora yang belum bisa diatasi oleh pencernaan anak. Namun sebenarnya madu dengan segala kandungannya yang bermanfaat justru sangat dianjurkan buat anak. Selain untuk kebutuhan gizi dan nutrisinya, madu juga bermanfaat untuk anti penyakit berikut :

Manfaat madu untuk anak 1 tahun

1. Mampu menjadi obat meredakan batuk, Memang banyak sekali beredar obat batuk anak 1 tahun atau dibawahnya. Walau memang tidak dilarang tetapi pemakaian obat kimia tentu akan memberikan efek samping bagi anak.
Berikan anak 1-2 sendok teh madu sebelum tidur akan mengurangi gangguan batuk dan melegakan tenggorokan anak

2. Terapi anak susah tidur. Anak susah tidur selain karena ada penyakit atau sakit yang dirasakan, bisa juga karena kecapekan atau beban pikiran. Pemakaian madu sebelum tidur mampu memberikan efek rileks dan menenangkan syaraf pada anak yang memiliki gangguan susah tidur.

3. Sebagai daya tahan tubuhnya terhadap alergi. Madu memiliki kandungan vitamin yang cukup lengkap disamping itu juga mengandung zat besi yang baik untuk daya tahan tubuhnya. Selain itu pada madu terdapat serbuk sari yang terbukti sangat ampuh dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan alergi.

4. Madu adalah minuman alami terbaik yang ada di bumi ini, selain tidak memberikan efek samping juga memiliki sifat antibakteri, yang tentu saja bermanfaat untuk anak apalagi yang sudah memasuki usia 1 tahun. Berdasarkan hasil peneletian dan laboratorium, madu mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan salmonella yang menyebabkan mencret atau diare pada anak.

5. Madu bermanfaat untuk menangkal radikal bebas yang atau antioksidan yang mencegah kerusakan sel tubuh anak.

6. Obat flu alami. Biasanya batuk pada anak juga disertai tenggorokan gatal, hidung mampet atau tersumbat serta gangguan susah bernafas. Kalau sudah seperti ini maka adalah gejala terjadinya flu atau pilek pada anak. Hal ini karena terserang bakteri atau virus. Dengan memberikan madu, gejala awal flu ini bisa diatasi karena madu mampu mengalahkan kekuatan dextromethorphan ataupun diphenhydramine yang biasanya disertakan pada kandungan obat batuk.

Demikian beberapa manfaat madu untuk anak 1 tahun. Pemberian madu sebagai obat alami anak sangat dianjurkan karena tidak memiliki efek samping. Berbeda dengan obat kimia yang memang tidak dilarang namun biasanya memiliki efek samping bagi anak.

Penyebab Sariawan Pada Anak

Penyebab Sariawan Pada Anak

Sariawan merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang siapa saja, tidak terkecuali pada anak-anak. Sariawan sendiri termasuk ringan dan dari penelusuran yang sudah dilakukan, sariawan ini bisa dan sering berulang pada siapa saja.
Oleh karena itu jangan sampai sariawan dibiarkan saja, apalagi saat anak yang mengalami sariawan tersebut. Mereka akan menjadi malas makan, kemudian berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang dalam usia mereka.
Sariawan termasuk luka kecil, terjadi pada sekitar rongga mulut. Seperti gusi, lidah, pipi sisi dalam dan mulut. Sariawan juga bisa sangat menyakitkan tapi tidak semua penderita sariawan harus dibawa ke dokter. Oleh karena itu para ibu harus mengetahui penyebab dari sariawan sampai cara mengatasinya.

Penyebab Sariawan Pada Anak

  • Bagian Dalam Pipi Tidak Sengaja Tergigit

Baik orang dewasa atau anak-anak sering mengalami bagian pipi dalam mereka tidak sengaja tergigit. Hal ini terjadi karena mereka tidak berhati-hati, terutama saat makan dan pada anak terjadi karena mereka makan terlalu cepat.
Kebiasaan mereka makan sambil bermain juga akan memberikan dampak buruk yang kemudian akan menyebabkan sariawan. Saat pertama tergigit, bagian tersebut akan menjadi lebih merah dan setelah satu hari maka akan menjadi luka dalam. Tapi bunda tidak perlu khawatir karena biasanya kurang dari 10 hari sariawan akan segera sembuh.

  • Mengkonsumsi Makanan Penyebab Iritasi Mulut

Anak memang sangat mudah sariawan, apalagi saat mereka sering mengkonsumsi makanan yang dapat menyebabkan iritasi mulut. Makanan tersebut mulai dari makanan yang digoreng, keripik, makanan pedas, cokelat, keju dan kacang-kacangan.
Meskipun makanan tersebut memiliki rasa lezat dan sehat, tapi jika mereka memakan dalam jumlah banyak maka bagian gusi dan pipi akan menjadi iritasi. Gejala ini seperti bisul yang langsung muncul di dalam mulut.

  • Makan Makanan Terlalu Keras

Selain mengkonsumsi makanan penyebab iritasi, saat anak memakan makanan yang terlalu keras juga dapat menimbulkan gusi dan bibir anak tersebut menjadi terluka. Oleh karena itu pada bunda harus lebih berhati-hati saat memberikan makanan kepada anak dan harus diperhatikan dengan baik.
Luka tersebut akan didapatkan saat makanan keras menggores atau menusuk bagian dalam mulut mereka, kemudian akan menjadi bengkak dan timbul sariawan.

  • Salah Menggunakan Pasta Gigi

Saat memberikan pasta gigi untuk anak sebaiknya para bunda juga harus berhati-hati. Hindari pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfat karena dapat menjadi penyebab sariawan pada anak, pada bagian pipi dan gusi menjadi lebih sensitif.
Pasta gigi untuk anak juga harus memiliki kandungan atau bahan yang sangat aman. Karena sampai saat ini masih ada cukup banyak orang tua yang hanya melihat pasta gigi dari aroma dan rasa yang disukai oleh anak-anak mereka. Saat anak sudah menggunakan pasta gigi dengan kandungan sodium lauryl sulfat, maka sariawan mereka akan sembuh jika sudah tidak menggunakan pasta gigi tersebut.

  • Kekurangan Vitamin C

Salah satu penyebab yang sering terjadi pada anak saat mengalami sariawan karena kekurangan vitamin C. Saat mereka kekurangan vitamin C maka anak sering terkena sariawan, anak yang tidak menerima gizi dan nutrisi seimbang juga dapat mengalaminya.
Karena Vitamin C sendiri sangat penting untuk menjaga imunitas tubuh dan melawan infeksi. Oleh karena itu anak-anak sebaiknya berikan anak makanan buah yang mengandung vitamin C, seperti melon, strawberry, jeruk, pisang, nanas dan sayuran yang mengandung banyak vitamin C yang baik untuk tubuh.

Anak Susah Makan

Anak Susah Makan

Jika Anda mempunyai Anak Susah Makan dan hanya suka makan yang itu-itu saja, maka anda telah sampai pada tempat yang tepat.
Kami memperkenalkan Madu Anak Antariksa, sebagai solusi anak susah makan

Madu Anak Antariksa adalah Madu khusus Anak, yang memang dibuat khusus untuk anak. Mengapa harus khusus untuk anak ? Karena memang tidak semua jenis madu baik untuk anak. Jenis lebah penghasil madunya adalah lebah yang mendapatkan sumber sari bunga dari tanaman yang sudah ditentukan. Berbeda dengan jenis madu yang dihasilkan oleh lebah hutan atau lebah liar.

madu murni dan lebahMadu yang baik untuk anak (terutama untuk anak dibawah 12 bulan atau 1 tahun) adalah madu yang sudah dimurnikan dan diolah agar diterima pencernaan anak dan tidak memberikan efek samping. Madu sangat baik untuk anak bahkan sangat dianjurkan diminum anak setiap hari. Hal ini dikarenakan madu adalah minuman terbaik yang disediakan alam saat ini. Mengapa terbaik ? Karena madu adalah minuman yang paling kaya vitamin dan zat gizi sehingga memberikan manfaat dan khasiat yang sangat baik untuk anak-anak. Terkait dengan anak susah makan, hasil penelitian Y.Wadodo (yang merupakan peneliti pada pusat penelitian dan pengembangan gizi di Bogor) bahwa dengan pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat morbiditas (panas dan pilek) dan memperbaiki nafsu makan anak. Selain itu porsi dan frekuensi makan anak jadi bertambah, yang tentu saja konsumsi energi dan protein anak juga akan meningkat.

temulawak maduSelain madu murni, madu antariksa juga mengandung ekstrak curcuma atau ektrak temulawak. Kita tentu sudah mengenal temulawak sebagai salah satu tanaman herbal asli Indonesia. Tanaman ini juga kaya akan manfaat. Salah satu manfaat dari temulawak ini adalah memperbaiki pencernaan dan meningkatkan nafsu makan anak (Zulfiani, 2013). Temulawak juga memiliki kandungan aktif Curcumin. Curcumin adalah salah satu anti oksidan yang kuat yang dapat melindungi sel dari kerusakan dan membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.

albumin ikan gabusMadu Antariksa juga mengandung Albumin. Albumin adalah salah satu jenis protein yang mencapai 60% dari total plasma protein dalam darah manusia. Madu antariksa menggunakan albumin dari Ikan Gabus. Kadar albumin dalam ikan gabus sangat tinggi yakni 62,24 g/kg, sementara telur hanya 9,34 g/kg. Fungsi utama dari Albumin ini adalah membantu pembentukan dan perbaikan jaringan sel dalam tubuh manusia dan mempercepat penyembuhan luka. Albumin juga baik untuk memperbaiki fungsi organ cerna anak sehingga mampu meningkatkan nafsu makannya dan mengoptimalkan penyerapan sari makanan.

madu gamatYang terakhir dan istimewa adalah Madu Antariksa mengandung Ekstrak Gamat/Teripang Emas. Jenis teripang terbaik dari begitu banyak jenis teripang. Banyak teripang yang dijual dan digunakan untuk dikonsumsi maupun untuk pengobatan. Namun yang benar-benar memberikan manfaat adalah jenis Teripang Emas (Stichopus Variegatus). Gamat kaya akan protein, asam amino dan kalsium. Manfaat yang diberikan adalah mampu melakukan regenerasi sel, mengoptimalkan pertumbuhan serta meningkatkan fungsi otak anak. Kandungan istimewa dari makhluk dasar samudera ini sangat istimewa dan bermanfaat untuk anak, karenanya kami ikut mengkombinasikan dalam komposisi Madu Antariksa.

Demikian penjelasan mengapa kami menyarankan Madu Anak Antariksa sebagai solusi untuk anak susah makan. Karena selain meningkatkan nafsu makan anak, Madu Antariksa juga memperbaiki dan mengoptimalkan fungsi cerna anak. Yang lebih istimewa lagi, Madu Anak Antariksa kaya akan Gizi dan Vitamin serta Mineral yang sungguh memberikan manfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan anak. Ini menjadi penting, karena jika anak susah makan, maka asupan gizi yang terima tubuh juga akan berkurang, jika asupan gizi dan vitamin ini berkurang, tentu akan berbahaya bagi kesehatan dan pertumbuhan anak.

anak susah makan
Infografis anak susah makan

Karenanya Madu Antariksa menjadi solusi efektif dan tepat

bagi anak yang susah makan

 

 

Testimoni Madu Antariksa Untuk Anak Susah Makan

Berikut beberapa testimoni yang kami kumpulkan, yang sudah merasakan manfaat madu antariksa untuk anak susah makan.

testimoni madu untuj anak susah makan

Harga Madu Anak Antariksa

Madu Antariksa kami jual dengan harga Rp 90.000,- harga yang terbilang cukup murah jika melihat kandungan istimewa madu antariksa ini. Jika anda membeli sebelum Tanggal 31 Maret 2018 maka kami akan memberikan harga promo menjadi Rp 75.000,-

Cara pemesanan Madu Antariksa Untuk Anak Susah Makan

Pemesanan madu antariksa sangat mudah, anda bisa menghubungi kami melalui whatsapp/sms. Ketik format berikut :
Nama :
Alamat :
No.Tlp :
Jumlah pesanan :

Lalu kirim ke nomor : 0822 9936 3399

Jika anda menggunakan aplikasi WHATSAPP silahkan klik tombol dibawah ini dan akan langsung terhubung dengan nomor admin dengan format yang sudah disertakan.

Cara Menambah Berat Badan Anak Setelah Sakit

Cara Menambah Berat Badan Anak Setelah Sakit

Anak yang sedang sakit biasanya tidak memiliki nafsu makan dan mengakibatkan berat badannya menjadi turun. Sebagian besar di usia anak-anak mengalami sakit yang diakibatkan oleh virus. Biasanya gejala yang ditimbulkan adalah rasa lesu, eneg dan mual sehingga umumnya menurunkan nafsu makan pada anak. Orang tua yang bijak akan berusaha mencari cara menambah berat badan anak setelah sakit agar tidak terlihat sangat kurus.

Misalnya ketika menderita penyakit flu rasanya tidak enak badan dan lidah terasa pahit yang akan membuat anak malas untuk makan. Begitu pula ketika anak mengalami gastroenteritis yang menimbulkan rasa eneg dan mual. Secara otomatis lidah juga terasa pahit dan nafsu makan anak menjadi menurun. Yang pertama harus dilakukan adalah segera mengobati sumber penyakitnya dan sebaiknya tidak terlalu memaksa makan ketika sakit. Namun harus tetap memberikan asupan makanan dan minuman sebisa mungkin. Barulah setelah anak sembuh diberikan asupan makanan dan minuman yang cukup agar berat badannya menjadi baik kembali.

Menambah Berat Badan Bayi

Bayi yang sedang sakit sering menjadi rewel, gelisah dan tidak mau menyusui dan makan. Sebenarnya ini merupakan sesuatu yang wajar karena mungkin bayi merasa mual dan nafsu makan sedang menurun. Tetap berusaha diberikan asupan ASI dan makanan tambahan. Dapat juga diberikan jus buah atau pure buah yang segar.

Setelah bayi sembuh dan pulih kembali barulah diberikan asupan makanan dan minuman yang bergizi. Orang tua harus mengetahui cara menambah berat badan anak setelah sakit. Tetap berikan ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Jika dibutuhkan juga dapat diberikan susu formula tambahan dengan catatan telah berusia 6 bulan ke atas. Perhatikan asupan makanan pendamping anak khusus bagi yang telah berusia 6 bulan ke atas. Misalnya untuk balita yang berusia 10 bulan dapat diberikan ASI semaunya bayi, nasi tim pagi, nasi tim siang, nasi tim sore, 1 kali buah saring, 1 kali makanan selingan dan 1 kali sebutir telur rebus.

Dapat juga menambahkan mentega tawar sebagai pengganti minyak sumber lemak. Berikan makanan selingan yang tinggi kalori seperti puding telur susu, bubur cokelat susu dan roti susu. Makanan selingan yang diberikan sebaiknya dalam tekstur lunak agar bayi lebih mudah mencerna.

Menambah Berat Badan pada Balita

Anak balita yang sedang sakit biasanya sulit jika disuruh makan karena lidah terasa pahit, eneg dan mual. Orang tua tidak perlu khawatir tetapi tetap harus memberikan asupan makanan dan minuman kepada balita terutama agar tidak mengalami dehidrasi. Berikan makanan yang balita mau. Misalnya dapat diberikan jus buah, fruit milk shake dan cream soup. Yang terpenting memiliki kadar kalori tinggi.

Setelah anak sembuh barulah diberikan asupan makanan dan minuman yang bergizi dengan tujuan agar berat badan menjadi bertambah. Berikan makanan sesering mungkin dengan porsi sedikit-sedikit. Makanan yang diberikan sebisa mungkin divariasi agar balita menjadi tertarik dan bersemangat saat makan.

Sebaiknya makanan yang kurang sehat dikurangi agar tidak menurunkan daya tahan tubuh balita kembali. Makanan yang kurang sehat misalnya makanan instan dan makanan gorengan. Makanan yang dimasak dengan santan kental sebaiknya tidak diberikan dahulu agar tidak eneg.

Cara menambah berat badan anak setelah sakit tersebut dapat dicoba agar berat badan anak menjadi ideal kembali. Intinya adalah berikan makanan dengan kandungan gizi seimbang dan tinggi kalorinya. Anak-anak harus segera memperoleh berat badan idealnya kembali setelah sakit.